Catatan MaHe

to reach your goal is to not letting it go.

Hey blogie… apa kabar? Seriously. Time flies is not just a phrase. Udah di penghujung taun 2010 aja nih….

Halo Resolusi, apa kabar? sudah terpenuhi kah euforia yang kita buat bersama di awal tahun ini, sebelas bulan yang lalu?

Well, 80% accomplished lah. Resolusi tahun ini adalah Honda Jazz Putih. And, guess what? I’ve already got the down payment. Yeap. Target tahun 2010 adalah menyelesaikan tiga novel. Tapi hanya berhasil bikin dua saja. Nggak papa lah. itu udah bagus banget. That surely gonna be the down payment. Dua novel ini gue gue anggap sebagai masa depan dari mobil impian gue. We gotta brave to shout our dream out loud arent we? Memang dua novel ini masih belum tentu di approve sama penerbit. But we gotta be bold to achieve our goals. Bukan bermaksud menipu diri dengan bermimpi, tapi berusha menjadikan keyakinan dan pengbdian terhadap mimpi, sebagai pemicu adrenalin dalam menghasilkan karya. Gue percaya hasil kerja keras gue ini akan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat. It’s all about time.

Ada hal lain yang pengen diceritain, blogie. You know, kata pepatah, seorang yang sukses adalah dia yang nggak pernah melepaskan keyakinan terhadap apa yang dia impikan. Keyakinan bahwa dirinya mampu meraih apa yang dicita-citakan. Keyakinan bahwa the hardest day in daily life during pursuing the dreams bakal terbayar ketika semua kerja keras, pengorbanan dan keyakinan itu berubah menjadi sesuatu hal yang nyata: sebuah titik pencapain.

Gue ada temen. Masa SMA. Anaknya super jago main bass. Dia membentuk band, sempet rekaman dan bikin vid clip. Juga menang di bebeapa festival dan sering manggung meski baru sekup provinsi. Dan sekarang, dia berhenti main band dan bekerja di sebuah bank sebagai teller. (sejauh ini) karier bermusiknya nggak ada kelanjutan. Video clipnya hanya tayang di jam non prime time, itu pun hanya beberapa kali. but im not sure either, karena gue belom pernah liat di tv juga. baru liat di youtube. My poin is, kita sebut aja si Ca. si Ca ini freaking talented dalam ngebetot bas. Damn he seems the best bassist i ever know. Dan dia (setahu gue) melepas mimpi dia begitu aja. Dia nyerah sama proses yang dia rasa terlalu panjang. Dia kalah sama failure in launching their single. Dia kapok menghadapi perjungan menembus pasar. SEANDAINYA, dia nggak menyerah begitu aja sama obstacles yang disebutin tadi, gue yakin a hundred percent dia bakal jadi pemusik terkenal.

My point is, it’s too bad to give up your everything just because you can bear your self to facing the failures and process.

Semoga aja si Ca nggak seperti yang gue duga. Semoga dia masih melanjutkan perjuangan dia untuk menjadi bassist hebat. Semoga dia mundur untuk menyusun strategi, bukan untuk mengaku kalah.

Just like me. Kalau suatu saat nanti novel gue ternyata ditolak, there are opportunities for those who is die hard in pursuing his dream.

This is me. I couldn’t go anywhere else. Writing is my destiny. Now I might still a struggling writer. But when time folds the rolls of days, then my time is getting closer. I run through time with fingers keep dancing on my keyboard, pouring my imaginations and the dance of billions words in my head.

I’m a struggling writer. And devoted to my dream faithfully. No one can take this away from me. NO ONE. This is mine. my life. my dream. my everything that I solemnly would give up everything for..